Skip to content
← Kembali ke katalog
Katalog

Sejarah Perkembangan Pemikiran Pendidikan Islam

Buku **Sejarah Perkembangan Pemikiran Pendidikan Islam** mengulas perjalanan pendidikan Islam dari masa Nabi Muhammad, Khulafaur Rasyidin, periode klasik, hingga perkembangan kontemporer. Pembahasan diperkaya dengan pemikiran tokoh-tokoh Islam, pemikir Barat, tokoh pendidikan Indonesia, serta isu mutakhir seperti integrasi ilmu, mutu pendidikan, digitalisasi, moderasi, dan kecerdasan buatan.

Penulis
Dr. Subhanallah Muchtar, Lc., M.A.
Editor
Dr. Irfan Kuncoro, M.Pd., M.H.
Penerbit
CV. Taleema Talenta Indonesia
Rating
4.6
Harga
Rp. 57.000,-
Ukuran
A5 (14,8 × 21 cm)
Jumlah Halaman
143 Halaman
Cetakan / Tahun
September 2026
Status
Sudah Terbit
Pesan via WhatsApp

Deskripsi Buku

Sejarah Perkembangan Pemikiran Pendidikan Islam merupakan buku pengantar akademik yang membahas perjalanan panjang pendidikan Islam sekaligus perkembangan gagasan yang membentuk tradisi keilmuannya.

Pembahasannya dimulai dari landasan konsep pendidikan Islam, hakikat ilmu, tujuan pendidikan, adab, dan akhlak. Buku kemudian menelusuri pendidikan pada masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, baik pada fase Makkah maupun Madinah, termasuk metode pendidikan Nabi serta lembaga perkembangan awal seperti masjid, suffah, dan kuttab.

Pada masa Khulafaur Rasyidin, buku mengulas proses konsolidasi ilmu pada masa Abu Bakar, ekspansi pendidikan pada masa Umar bin Khattab, standardisasi pengetahuan pada masa Utsman bin Affan, serta perkembangan tradisi intelektual pada masa Ali bin Abi Thalib.

Perkembangan pendidikan Islam klasik dibahas melalui lahirnya berbagai lembaga pendidikan, gerakan penerjemahan, Bait al-Hikmah, Madrasah Nizamiyah, dan perkembangan kurikulum yang mengintegrasikan ilmu agama, bahasa, logika, matematika, kedokteran, dan berbagai cabang ilmu lainnya.

Buku ini juga menghadirkan pemikiran sejumlah tokoh penting dalam tradisi pendidikan Islam, antara lain Al-Farabi, Ibnu Sina, Al-Ghazali, Ibnu Khaldun, dan Al-Zarnuji . Pemikiran mereka didialogkan dengan teori-teori pendidikan Barat seperti Aristoteles, Dewey, Piaget, Vygotsky, Kohlberg, dan Freire , sehingga pembaca dapat melihat persamaan, perbedaan, serta kemungkinan pengembangan teori pendidikan secara kritis.

Dalam konteks Indonesia, buku membahas perkembangan pesantren, madrasah, sekolah Islam, perguruan tinggi keagamaan, serta pemikiran tokoh-tokoh nasional. Pembahasan kemudian mencakup isu pendidikan Islam kontemporer 2020–2025, termasuk integrasi ilmu, mutual kelembagaan, moderasi, pembelajaran kontekstual, kepemimpinan, digitalisasi, kecerdasan buatan, dan asesmen.

Dengan pendekatan historis, kontekstual, dan komparatif, buku ini tidak menempatkan sejarah sekadar sebagai kumpulan peristiwa masa lalu. Sejarah digunakan sebagai ruang refleksi untuk memahami bagaimana pendidikan Islam berkembang, beradaptasi, dan merespons perubahan masyarakat.

Buku ini cocok digunakan oleh pelajar, dosen, guru, peneliti, pengelola lembaga pendidikan Islam, serta pembaca umum yang ingin memahami dinamika sejarah dan pemikiran pendidikan Islam secara lebih sistematis dan kontekstual.

Tertarik dengan buku ini?Hubungi admin untuk harga dan ketersediaan.
Pesan via WhatsApp